Read More.....
Wednesday, September 14, 2011
Saling Mengisi Dalam Kekurangan Masing-Masing
Read More.....
Monday, July 25, 2011
Everyone Is Number One! Setiap Orang Adalah Nomer Satu!
Bait lagu diatas merupakan sepenggal dari terjemahan bebas dari lagu dinyanyikan oleh Andy Lau pada saat pembukaan "Paralimpic Games" di Beijing pada tahun 2008. Lagu berjudul "Everyone is number one! Setiap Orang Adalah Nomer Satu!" adalah sebuah lagu yang yang banyak sekali menginspirasi orang-orang yang mendengar lagu tersebut sehingga memberi inspirasi bukan hanya agi orang-orang yang memiliki keterbatasan fisik tetapi bagi mereka yang sedang mengalami putus asa untuk bangkit kembali.
Pertadingan olah raga International Paralimpic dimulai sejak perang dunia kedua atau tahun 1948 dan berlangsung secara berkala dari waktu ke waktu. Andy Lau, dalam video youtube, memperlihatkan seseorang yang tadinya normal akibat kecelakaan akhirnya dia menjadi salah seorang penderita Paraplegia.
Thursday, June 17, 2010
12 Cara Untuk Mendapatkan Keseimbangan Dalam Hidup
Pekerjaan, diibaratkan sebagai sebuah bola karet. Jika bola tersebut jatuh, maka bola tersebut akan memantul kembali. Tetapi keempat bola lainnya, yaitu keluarga, kesehatan, teman atau sahabat dan semangat terbuat dari bola kaca. Jika Anda, menjatuhkan bola kaca tersebut maka akan terjadi sesuatu pada bola kaca tersebut, seperti lecet, pecah, hancur bahkan tidak dapat digunakan sama sekali.
Keluarga, kesehatan, teman atau sahabat dan semangat, tidak akan pernah sama. Kita harus memahami dan berusaha untuk melakukan keseimbangan di dalam hidup kita sehari-hari dengan beberapa cara.
Cara Untuk Mendapatkan Keseimbangan Dalam Hidup:
1. Jangan rusak nilai diri anda, dengan membandingkan
Jangan pernah membandingkan diri Anda dengan orang lain, atau anda berusaha untuk seperti orang lain. Ingat, bahwa semua kita adalah berbeda-beda satu dengan yang lain, tidak ada yang percis sama di muka bumi ini. Di dalam diri kita masing-masing memiliki sesuatu yang istimewa yang tidak dimiliki oleh orang lain. Carilah dan pertahankan nilai keistimewaan dalam diri anda. Setiap mahluk adalah unik dan memiliki ciri khas masing-masing.
2.Jangan menetapkan tujuan yang dianggap orang lain penting
Apa yang dianggap orang lain penting, belum tentu penting bagi diri kita. Berhentilah menetapkan tujuan dengan apa yang orang lain anggap penting. Karena hanya kita sendirilah yang tahu apa yang terbaik bagi diri kita dan apa yang terpenting bagi diri kita.
3.Jangan Mengabaikan
Jangan mengabaikan orang-orang terdekat di hati anda. Berpeganglah teguh kepada komitmen. Karena seperti anda berpegang teguh kepada komitmen, merekapun akan hidup seperti anda. Ingat, tanpa orang-orang terkasih di sekitar kita maka hidup kita tidak akan bermakna. Hidup lebih bermakna karena adanya orang-orang terkasih disekitar kita. Jangan abaikan mereka!
4. Jangan ngotot
Jalani hidup dengan penuh irama dan ikuti irama hidup anda. Jangan biarkan masa lalu anda menghantui masa depan yang sedang anda akan jalani. Menjalani hidup dari satu hari kepada hari lainnya dengan gembira akan membuat hidup anda menjadi lebih hidup. Jangan kerahkan seluruh waktu hidupmu dalam hal-hal yang kurang penting.
5. Jangan menyerah
"Never give up" suatu kata yang sering terdengar, kata-kata pemberi semangat dan pemacu adrenalin. Jangan menyerah, artinya ketika masih ada sesuatu yang dimiliki untuk diberikan dan kerjakan lakukan saja. Lakukan sampai titik darah penghabisan. Tidak ada yang benar-benar kalah sampai kita berhenti berusaha.
6. Jangan takut mengaku salah
Tidak ada yang sempurna, semua manusia di dunia ini pasti pernah melakukan kesalahan. Jangan takut untuk mengakui bahwa Anda kurang sempurna. Ketakukan untuk mengakui kesalahan adalah merupakan kerapuhan yang diikat perlahan secara bersama-sama.
7. Jangan takut menghadapi resiko
Hidup adalah sebab dan akibat. Setiap tindakan mengakibatkan resiko. Resiko adalah buah dan dari tindakan. Jangan pernah takut untuk menghadapi risiko. Resiko akibat tindakan adalah merupakan kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi lebih berani untuk mempertahankan akibat tindakan kita.
8. Jangan menutup cinta
Janganlah membatasi cinta anda dan menutup cinta, sehingga cinta akan keluar dari kehidupan Anda dengan mengatakan bahwa anda tidak mungkin untuk menemukan cinta sejati. Tahukah anda bahwa cara tercepat untuk menerima cinta adalah memberikan, cara tercepat untuk kehilangan cinta adalah dengan memegangnya terlalu erat, dan cara terbaik untuk menjaga cinta adalah dengan memberinya sayap artinya menerima setiap orang apa adanya, tidak menuntut
9. Jangan berlari terlalu cepat
Berlari terlalu cepat dalam menjalani kehidupan akan membuat diri sendiri susah. Jangan berlari terlalu cepat dalam melalui kehidupan, sehingga Anda melupakan dimana yang pernah anda lalui dan pernah pergi. Ingat, kehidupan adalah sebuah proses, semua proses dilalui dengan berbagai tahap, tentunya dimulai dari tahap pertama dan akan maju ke tahap-tahap berikutnya. Tidak ada yang instan di dunia ini seperti indomie, atau bubur instant. Semua harus melalui proses.
10. Jangan abaikan kebutuhan terbesar
Tahukah anda bahwa kebutuhan emosi terbesar setiap manusia adalah kebutuhan ingin dihargai. Oleh sebab itu belajarlah untuk menhargai. Menghargai hal-hal kecil yang anda anggap tak berarti akan melatih diri kita untuk menghargai hal-hal besar lainnya.
11. Jangan takut belajar
Pengetahuan tidak akan pernah pudar dan hilang. Pengetahuan dapat disaha melalui berbagai literatur, seperti menggunakan waktu untuk membaca. Jangan takut untuk belajar. Pengetahuan adalah ringan, pengetahuan adlah ibarat harta yang selalu dapat kita bawa kemana saja dengan mudah, tanpa memerlukan seseorang untuk membawakannya.
12. Jangan menggunakan kata sembarangan
Kata-kata adalah ibarat waktu yang sudah berlalu. Kata-kata ayng sudah anda ucapkan tidak akan dapat anda tarik kembali. Sama seperti waktu yang sudah berlalu tidak dapat anda putar kembali. Ingat, belajarlah untuk menggunakan waktu dan kata-kata tidak sembarangan. Karena semua hal yang sudah berlalu tidak dapat diambil dan diulang kembali.
Wednesday, April 7, 2010
Belajar Mengubah Cara Pandang
Ada seorang ibu rumah tangga yang memiliki 4 orang anak laki-laki.
Sebagai ibu rumah tangga untuk urusan belanja, cucian, makan, kebersihan dan kerapihan rumah dapat ditanganinya dengan baik.
Rumah tampak selalu rapih, bersih dan teratur dan suami serta anak-anaknya sangat menghargai pengabdiannya itu.
Hanya ada satu masalah yang dihadapi sang ibu, dia adalah seorang pembersih, sehingga sangat tidak suka kalau karpet di rumahnya kotor. Ia bisa meledak dan marah berkepanjangan hanya gara-gara melihat jejak sepatu di atas karpet, dan suasana tidak enak akan berlangsung seharian. Padahal, dengan 4 anak laki-laki di rumah, hal seperti karpet cepat kotor akan mudah sekali terjadi terjadi dan itu sangat menyiksanya.Atas saran keluarganya, maka iapun pergi menemui seorang psikolog bernama Virginia Satir, dan menceritakan masalahnya.
Setelah mendengarkan cerita sang ibu dengan penuh perhatian, sang psikolog Virginia Satir tersenyum dan berkata kepada sang ibu: "Ibu harap tutup mata ibu dan bayangkan apa yang akan saya katakan"
Sang Ibu melakukan apa yang diminta sang psikolog dan kemudian menutup matanya.
Kemudian sang psikolog memberi instruksi "Bayangkan rumah ibu yang rapih dan karpet ibu yang bersih mengembang, tak ternoda, tanpa kotoran, tanpa jejak sepatu, bagaimana perasaan ibu?" Sambil tetap menutup mata, senyum ibu itu merekah, mukanya yang murung berubah cerah. Ia tampak senang dengan bayangan yang dilihatnya.
Virginia Satir melanjutkan; "Itu artinya tidak ada seorangpun di rumah ibu. Tak ada suami, tak ada anak-anak, tak terdengar gurau canda dan tawa ceria mereka.
Rumah ibu sepi dan kosong tanpa orang-orang yang ibu kasihi".
Seketika muka ibu itu berubah keruh, senyumnya langsung menghilang,
napasnya mengandung isak. Perasaannya terguncang.
Pikirannya langsung cemas membayangkan apa yang tengah terjadi pada suami dan anak-anaknya.
"Sekarang lihat kembali karpet itu, ibu melihat jejak sepatu dan kotoran di sana, artinya suami dan anak-anak ibu ada di rumah, orang-orang yang ibu cintai ada bersama ibu dan kehadiran mereka menghangatkan hati ibu".
Ibu itu mulai tersenyum kembali, ia merasa nyaman dengan visualisasinya tersebut.
Kemudian sang psikolog meneruskan instruksinya "Sekarang bukalah mata ibu" Sang Ibu membuka matanya "Bagaimana, apakah karpet kotor masih menjadi masalah buat ibu? "Ibu itu tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
"Aku tahu maksud anda" ujar sang ibu, "Jika kita melihat dengan sudut yang tepat, maka hal yang tampak negatif dapat dilihat secara positif".Sejak saat itu, sang ibu tak pernah lagi mengeluh soal karpetnya yang kotor, karena setiap melihat jejak sepatu disana, ia tahu, keluarga yg dikasihinya ada di rumah.Kisah di atas adalah kisah nyata. Virginia Satir adalah seorang psikolog terkenal yang mengilhami Richard Binder & John Adler,
untuk menciptakan NLP (Neurolinguistic Programming)
Dan teknik yang dipakainya di atas disebut Reframing, yaitu bagaimana kita 'membingkai ulang' sudut pandang kita sehingga sesuatu yang tadinya negatif dapat menjadi positif, salah satu caranya dengan mengubah sudut pandangnya.
Beberapa contoh pengubahan sudut pandang :Saya BERSYUKUR;
1. Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain.
2. Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.
3. Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan.
4. Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi.
5. Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman.
Belajar menerapkan cara mengubah cara pandang, melalui BERSYUKUR;
1. Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain.
2. Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya ia berada di rumah dan bukan di bar, kafe, atau di tempat mesum.
3. Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka di rumah dan tidak jadi anak jalanan.
4. Untuk Tagihan Pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi.
5. Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman
6. Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan
7. Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras.
8. Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat.
9. Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yg membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun, masih hidup.
Thursday, March 11, 2010
Sehat dan Awet Muda
Usia panjang manusia bukanlah semata karena faktor gen tapi sebaik apa menjalani hidup. Peneliti telah menemukan cara makan, bergerak dan mengatasi stres yang menentukan seberapa lama orang bertahan hidup.
Sebuah studi baru yang dilakukan terhadap 20.000 orang di Inggris dan telah dipublikasikan di British Medical Journal, menunjukkan bahwa seseorang dapat mengurangi 50 persen risiko stroke.
Caranya hanya dengan melakukan empat hal, yaitu aktif selama 30 menit sehari, makan buah dan sayuran, dan menghindari rokok serta alkohol yang berlebihan. Orang tua zaman dulu dapat mencapai usia 100 tahun dengan gaya hidupnya yang sehat.
Namun, Thomas Perls dari Boston University School of Medicine, percaya bahwa dengan asumsi yang mengesampingkan gen, tidak ada yang menghentikan hidup Anda hingga usia 90-an tahun.
Berikut 10 kebiasaan yang digunakan Perls untuk menghitung berapa lama seseorang dapat bertahan hidup, seperti dilansir USNews, Selasa (9/3/2010).
1. Jangan pensiun.
Meski sudah masuk usia pensiun bukan berarti Anda tak bisa lagi bekerja apa-apa. "Bukti menunjukkan bahwa dalam masyarakat di mana orang tiba-tiba berhenti bekerja, angka kejadian obesitas dan penyakit kronis skyrockets meningkat setelah pensiun," kata Luigi Ferrucci, direktur Baltimore Longitudinal Study of Aging.
2. Bersihkan gigi dengan benang (floss) setiap hari.
Ini dapat menjaga arteri (pembuluh darah) tetap sehat. Studi dari New York University tahun 2008 menunjukkan bahwa membersihkan gigi dengan benang setiap hari dapat mengurangi jumlah bakteri yang menyebabkan penyakit gusi di dalam mulut.
Bakteri ini dapat memasuki aliran darah dan memicu peradangan di arteri, dan meningkatkan risiko penyakit jantung.
3. Selalu bergerak "Olahraga adalah satu-satunya cara untuk tetap awet muda," kata Jay Olshansky, seorang profesor obat-obatan dan peneliti penuaan di University of Illinois di Chicago.
Studi demi studi telah merekomendasikan manfaat dari olahraga yaitu untuk meningkatkan suasana hati (mood), ketajaman mental, keseimbangan, massa otot, dan tulang.
Tidak perlu olahraga di pusat kebugaran, cukup dengan sekadar berjalan di sekitar lingkungan selama 30 menit sehari.
4. Makan sereal berserat tinggi untuk sarapan.
Mendapatkan manfaat gandum utuh terutama di pagi hari dapat membantu menjaga
kestabilan kadar gula darah sepanjang hari. Menurut sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini oleh Ferrucci dan koleganya, orang yang melakukan hal ini dapat terhindar dari diabetes, yang dapat mempercepat penuaan.
5. Tidur paling sedikit 6 jam sehari"Tidur adalah salah satu fungsi yang paling penting untuk tubuh kita, saat tidur digunakan untuk mengatur dan menyembuhkan sel-sel," kata Ferrucci.
6. Konsumsi makanan utuh, bukan suplemen.
Bukti kuat menunjukkan bahwa orang yang memiliki darah yang kaya akan nutrisi, seperti selenium, beta-karoten, vitamin C dan E, memiliki usia yang lebih panjang. Namun tidak ada yang membuktikan bahwa dengan mengonsumsi suplemen dapat memberikan manfaat anti penuaan."Ada lebih dari 200 karotenoid berbeda dan 200 flavonoid berbeda yang terkandung dalam sebuah tomat," kata Ferrucci. Zat kimia ini bermanfaat bagi tubuh selain nutrisi yang dikenal seperti lycopene atau vitamin C.
Hindari makanan putih (nutrient-lacking white food) seperti roti, tepung dan gula. Dan beralihlah ke buah-buahan, sayuran, dan roti gandum utuh.
7. Kurangi neurotik (tekanan saraf)
Cara yang lebih baik untuk mengatasi stres adalah yoga, olahraga, meditasi, taichi (menarik napas dalam-dalam untuk beberapa saat). Sedangkan melamun, makan keripik di depan TV, pesta minuman beralkohol sangat buruk untuk tubuh.
8. Hidup seperti Seventh Day AdventistOrang Amerika yang mendefinisikan diri mereka sendiri sebagai Seventh Day Adventists, memiliki harapan hidup rata-rata 89 tahun, sekitar satu dekade lebih lama daripada rata-rata orang Amerika.
Mereka menghargai tubuh dengan tidak merokok, penyalahgunaan alkohol atau memanjakan tubuh dengan makanan-makanan manis.
Mereka biasanya vegetarian dan makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan banyak olahraga.
Mereka juga sangat fokus terhadap keluarga dan masyarakat.
9. Menjadi makhluk yang terbiasa dengan keadaan.
Menurut Olshansky, orang-orang zaman dulu cenderung hidup dengan rutinitas yang ketat, makan makanan yang sama dan melakukan jenis kegiatan yang sama sepanjang hidup mereka.
Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari adalah salah satu kebiasaan yang baik untuk menjaga tubuh dalam kesetimbangan yang stabil.
10. Tetap berhubungan sosial
Memiliki hubungan sosial dengan teman atau orang-orang yang dikasihi adalah kunci untuk menghindari depresi, yang dapat mengakibatkan kematian dini, terutama yang umum terjadi pada seorang janda dan duda yang sudah tua.
Beberapa psikolog bahkan berpikir bahwa salah satu manfaat terbesar untuk orangtua diperoleh dari latihan interaksi sosial yang kuat, jalan-jalan dengan teman atau bergabung dengan kelas latihan
dikutip dari detikHealth
Sunday, November 29, 2009
Penyebab Pertengkaran Suami Istri & Solusi
Cintalah yang mempertemukan dua insan suami dan istri untuk memasuki gerbang rumah tangga. Cinta merupakan pondasi kekuatan untuk membangun penyesuaian antara suami dan istri yang berbeda latar belakang. Apabila ada rasa sakit dalam penyesuaian dua jiwa yang tadinya sendiri dan mandiri, dengan adanya cinta maka akan timbul rasa yang menjanjikan kebersamaan yang lebih indah antara satu dengan yang lain.
Dengan berjalannya waktu didalam mengarungi mahligai rumah tangga, ada salah satu dari pasangan suami atau istri yang merasakan keedihan dalam kebersamaan bertahun-tahun lamanya. Sehingga ia merasakan bahwa kebersamaannya bersama pasangannya tidak bernilai, tak berarti dan tak ada gunanya untuk diteruskan. Mengapa hal ini dapat terjadi setelah beberapa tahun berada di dalam mahligai rumah tangga yang dibangun diatas cinta sebelum memasuki gerbang kebersamaan. Adakah pengikisan cinta terjadi sehingga menyebabkan erosi cinta dalam pernikahan? Cinta dan kasih sayang harus tetap dipertahankan tanpa ada satu pihak yang merasa tersiksa di dalam kebersamaan.
Apa yang sumber penyiksaan terbesar dalam keluarga?
Yang merupakan sumber penyiksaan terbesar dalam hubungan suami istri atau orang tua dan anak mapun keluarga adalah cara-cara yang salah dalam mengasihi.
Sebagai contoh, seorang anak berusia 11 bulan diberikan seekor anak ayam yang baru menetas sebagai teman bermainnya. Tahukah anda apa yang akan dilakukan anak kecil berusia 11 bulan terhadap anak ayam yang baru menetas?
Oleh karena ketidak mengertiannya maka dia akan memegang anak ayam tersebut dengan sangat erat karena kegembiraan dan ketakutan akan kehilangan mainan barunya.
Tahukah anda bahwa eratnya genggaman sang anak berusia 11 bulan tersebut dapat menyiksa seekor anak ayam yang baru menetas dan akhirnya mematikan anak ayam yang merupakan mainan yang disayanginya itu.
Begitulah sekilas pemicu pertengkaran antara suami dan istri. Satu dan lain sebenarnya ingin memberikan yang terbaik bagi pasangannya, tetapi dengan cara yang kurang tepat, sehingga menimbulkan pertengkaran. Ada pepatah mengatakan bahwa "pertengkaran adalah bumbu pernikahan" atau "tidak ada rumah tangga tanpa pertengkaran". Ya, bisa saja betul pernyataan-pertnyaan tersebut, tetapi apabila terus menerus bertengkar, maka lama kelamaan bisa berakibat fatal dan akhirnya adalah meja hijaulah yang akan memutuskan perceraian.
Mengapa timbul pertengakaran dan apa penyebabnya? Apakah memiliki rumah tangga selalu rukun sudah tidak dapat dipertahakan lagi? Coba kita telusuri apa sebenarnya penyebab ketidak harmonisan di dalam rumah tangga.
1. PENDAPATAN
Sebuah istilah mengatakan "uang adalah merupakan sumber segalanya". Apakah benar? Ya, tak dapat dipungkiri uang adalah merupakan faktor terpenting dalam setiap kehidupan. Uang sangat diperlukan, tetapi uang bukanlah sumber segala-galanya. Apabila penghasilan suami lebih besar dari penghasilan istri adalah hal biasa. Tetapi apabila istri lebih besar dari penghasilan suami hal ini dapat menimbulkan masalah. Mengapa jadi masalah? Suami merasa minder atau rendah diri karena ia merasa tak dihargai penghasilannya, sementara dipihak lain istri merasa di atas sehingga jadi sombong dan tak menghormati suami.
Solusi bagi para istri:
- Bagi para istri-istri yang mendapakan penghasilan lebih besar dari suami, cobalah bersikap bijaksana dan tetap menghormati suamimu.
- Hargai berapa pun penghasilan suamimu, sekalipun secara nominal memang sedikit.
- Buat perthitungan atau manajemen rumah tangga secara bersama. Duduk bersama-sama setiap bulan dalam mengatur budget rumah tangga.
- Jangan terus-menerus mempersoalkan penghasilan suami, karena akibatnya adalah persoalan akan makin membesar.
Solusi bagi para suami:
- Bagi para suami yang mendapatkan penghasilan lebih kecil dari istri, cobalah untuk menerima kenyataan. Hilangkan sifat gengsi atau merasa seakan-akan memiliki penghasilan besar.
- Bekerjalah lebih giat, tingkatkan kreativitas dalam membina karier sehingga suatu saat anda dapat mendapatkan penghasilan lebih meningkat.
- Selalulah pacu diri anda dengan "saya pasti bisa", atau ingin maju. Jangan biarkan sikap menyerah dan pasrah menjadi bahagian diri anda.
- Walaupun penghasilan istri anda lebih besar jangan cemburu, tetapi dukung istri anda. Karena bisa saja rejeki berpihak pada istri anda untuk saat ini dan besok menjadi milik anda.
- Tetaplah optimis untuk maju.
2. KETURUNAN
Sebuah pepatah mengatakan "anak adalah perekat rumah tangga" atau "anak adalah ibarat lem bagi suami dan istri" Apakah benar demikian? Bagi orang Asia khususnya apabila rumah tangga yang telah dibangun sering menimbulkan konflik berkepanjangan akibat ketidakhadiran seorang anak dalam rumah tangga. Dampak yang paling sering terjadi akibat ketidakhadiran seorang anak adalah desakan dari pihak suami. Sehingga suami selalu menyalahkan isri sebagai pihak yang mandul. Padahal, belum dilakukan pemeriksaan. Untuk menentukan bahwa seseorang itu mandul atau tidak butuh pembuktian secara medis.
Solusi Bagi Istri
- Tanpa pihak ketiga, Cari waktu yang tepat untuk membicarakan masalah mengapa keturunan tak kunjung tiba. Jangan biarkan masalah berlarut-larut.
- Ajak pasangan, suami untuk bersama memeriksakan kondisi diri ke dokter.
- Tetap bersemangat, pikirkan dan bayangkan "bahwa anda kelak akan menjadi seorang ibu"
- Berdoa secara pribadi seperti yang dilakuan Hana saat dia menginginkan anaknya, Samuel.
Solusi Bagi Suami:
- Bicara dengan kepala dingin, tanpa terintervensi keluarga.
- Jangan langsung menyalahkan apabila belum cukup bukti kuat, secara medis.
- Periksakan diri ke dokter, bersama istri. Jangan hanya menganjurkan istri bertemu dokter, andapun dapat memeriksakan diri ke dokter, terutama mengetahui jumlah sperma yang sehat.
- Ingat istri hanya bagaikan tanah dalam pertanian, andalah yang menanamkan bibit. Apabila bibit yang di tanam tak bagus apa yang akan tumbuh?
- Hindari saling menyalahkan pasangan, tetapi saling mendukunglah.
Apabila dokter mengatakan bahwa Anda berdua sehat, mengapa harus resah dan saling menuduh? Kan, tinggal menunggu waktunya saja. Bisa jadi, kesabaran Anda dan pasangan tengah diuji oleh yang Maha Kuasa. Namun, bila memang sudah bertahun-tahun kehadiran si kecil belum datang tiba, Anda berdua bisa menempuh cara lain, dengan adopsi anak, misalnya. Banyak pasangan yang saya ketahui, setelah mengadopsi anak beberapa saat mereka mendapatkan anak biologis mereka berdua. Bahkan ada beberapa pasangan suami istri yang tetap hidup saling mendukung dan berbahagia walau tanpa kehadiran seorang anak.
3. PIHAK KETIGA
Idealnya rumah tangga dihuni oleh suami, istri dan anak. Sabagai bangsa Asia atau orang Timur, menjadi sangat lumrah ada pihak ketiga berada di dalam lingkungan rumah tangga. Siapakah pihak ketiga itu? Adik ipar ataupun sanak famili, dalam keluarga seringkali kehadirannya menjadi sumber konflik dalam rumah tangga. Hal sepele yang seharusnya tidak perlu diributkan bisa berubah menjadi masalah besar. Sebut saja sebuah contoh kecil dalam pemberian uang saku kepada adik ipar oleh suami yang tidak transparan atau dikatahu istri atau sebaliknya pemberian uang dari istri kepada orang tuanya tanpa diketahu suami.
Solusi Bagi Suami & Istri
- Jangan ada dusta
Usahakan untuk selalu transparan antara pasangan. Jangan ada yang disembunyikan. Keterbukaan adalah solusi utama pemecahan masalah dalam rumah tangga.
- Bicarakan terlebih dahulu
Bersama pasangan bicarakan terlebih dahulu sebelum memberikan bantuan, kepada pihak istri maupunpun suami.
- Tentukan dana yang dikeluarkan
Sebaiknya tentukan dana yang akan dikeluarkan sebelum diberikan kepada siapa saja dana yang akan diberikan
- Adakah kesepakatan
Sebelum mengeluarkan dana, buatlah kesepakatan terlebih dahulu. Jangan memberikan dana kepada pihak suami atau istri tanpa terlebih dahulu ada kesepakatan. Hal ini dilakukan untuk menghindari saling curiga mencurigai.
- Berikan Dana Sistem Silang
Saling curiga mencurigai perlu sekali dihindari dengan cara memberikan dana dengan sistem silang. Artinya, untuk memberikan bantuan kepada keluarga pihak istri, suamilah yang memberikan, demikian juga sebaliknya bila membrikan dana kepada pihak suami istrilah yang memberi.
- Pemberian di bawah meja
Hindari memberikan dana tanpa persetujuan pasangan, artinya jangan memberikan sembunyi-sembunti atau jalan belakang dengan istilah "pemberian di bawah meja". Hal ini sangat-sangat perlu dihindari.
Markus 3:25 "Jika suatu Rumah Tangga terpecah-pecah, Rumah Tangga itu tidak dapat bertahan".
Lukas 11:17 "Rumah Tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh".
Semoga bermanfaat!
Komunikasi Dalam Keluarga, Penting!
Sinshe Racun Wang
Mengubah Kebiasaan Jadi Lebih Baik
Tuesday, October 20, 2009
Never Give Up "Jangan Menyerah"
Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman. Galatia 6:9-10
Para petani adalah orang-orang yang sabar! Mereka menyiapkan lahan dan tanaman benih pada musim semi. Hari demi hari mereka bekerja, mulai dari matahari terbit hingga
matahari terbenam, menaburkan benih di lahannya. lalu, ketika semua orang lain pergi berlibur, mereka bekerja di musim panas merawat tanamnnya. Akhirnya, musim gugur tiba, dan datanglah masa panen! Tidak semua orang cukup sabar untuk menjadi petani. Banyak dari kita yang ingin cepat-cepat melihat imbalan atas upaya-upaya kita. Kita dapat memperoleh pelajaran hidup yang penting dari petani; hal-hal yang baik membutuhkan waktu.
Melaksanakan apa yang diminta Allah dapat menjadi kerja keras. Terkadang kita tidak melihat hasil-hasil yang kita inginkan cukup cepat sesuai harapan kita, sehingga kita tergoda untuk menyerah. Kita memberitakan iman kita kepada seorang teman dan berdoa bagi keselamatannya. Ketika ia tidak menerima Kristus seketika itu juga, kita menjadi kecil hati dan tidak lagi berdoa. kita berusaha membantu seorang teman untuk mengatasi masalahnya, namun kita tidak melihat perubahan, jadi kita frustasi dan pindah ke proyek lainnya. Masalah kita adalah terlalu cepat menyerah. Dapatkah anda membayangkan seorang petani mempersiapkan lahannya, lalu tidak pernah menanamkan benihnya karena ia merasa telah bekerja cukup keras? Atau menanamkan benihnya namun menjadi tidak sabaran ketika belum saatnya untuk memanen padahal baru satu bulan?
Kita harus sabar, seperti petani. Selama kita mendoakan orang lain, memberikan dorongan kepada mereka, dan membantu mereka tumbuh, Allah berjanji bahwa kita akan melihat panennya. Jika kita dengan setia mempelajari Firman Allah dan mentaatinya, kita akan menjadi semakin serupa dengan Kristus. Belum tentu terjadi dalam semalam, namun pasti akan terjadi. Janganlah jemu-jemu melakukan hal-hal yang benar. Firman Allah berjanji bahwa jika kita bertekun melakukan apa yang benar, kita pasti akan mendapatkan upahnya.
Monday, August 3, 2009
What We Do In Our Life?
Once upon a time two brothers, who lived on adjoining farms, fell into conflict. It was the first serious rift in 40 years of farming side by side, sharing machinery, and trading labor and goods as needed without a conflict.
Then the long collaboration fell apart. It began with a small misunderstanding and it grew into a major difference, and finally it exploded into an exchange of bitter words followed by weeks of silence.
One morning there was a knock on John's door. He opened it to find a man with a carpenter's tool box.
"I'm looking for a few days' work" he said. "Perhaps you would have a few small jobs here and there I could help with? Could I help you?" "Yes," said the older brother. "I do have a job for you."
"Look across the creek at that farm. That's my neighbor; in fact, it's my younger brother. Last week there was a meadow between us and he took his bulldozer to the river levee and now there is a creek between us. Well, he may have done this to spite me, but I'll do him one better."
"See that pile of lumber by the barn? I want you to build me a fence --an 8-foot fence -- so I won't need to see his place or his face anymore."
The carpenter said, "I think I understand the situation. Show me the nails and the post-hole digger and I'll be able to do a job that pleases you."
The older brother had to go to town, so he helped the carpenter get the materials ready and then he was off for the day.
The carpenter worked hard all that day measuring, sawing, nailing.
About sunset when the farmer returned, the carpenter had just finished his job.
The farmer's eyes opened wide, his jaw dropped. There was no fence there at all. It was a bridge -- a bridge stretching from one side of the creek to the other! A fine piece of work, handrails and all -- and the neighbor, his younger brother, was coming toward them, his hand outstretched. "You are quite a fellow to build this bridge after all I've said and done."
The two brothers stood at each end of the bridge, and then they met in the middle, taking each other's hand.
They turned to see the carpenter hoist his toolbox onto his shoulder. "No, wait! Stay a few days. I've a lot of other projects for you," said the older brother.
"I'd love to stay on," the carpenter said, but I have many more bridges to build.
from:Funlok.com
Monday, June 22, 2009
Belajar Menghargai Hal Kecil
Kisah ini dimulai dari seorang wanita yang sangat mengharapkan hadiah
ulang tahun dari suaminya.. lalu dia katakan pada suaminya.. "Pa.. Nanti mama ulang tahun papa belikan mama cincin berlian yang di toko perhiasan itu ya..." Tiap hari dia pergi ke toko perhiasan dan melihat cicin berlian yang sangat indah itu.. Dengan penuh harapan, pada hari ulang tahunnya dia akan mendapatkan cicin itu.
Waktu demi waktu, hari demi hari,... Hari yang dinantikan itu tiba..
Pagi-pagi hari di meja makan dia sudah menunggu dengan satu harapan..
Yaitu cincin berlian yang dia lihat di toko itu...
Suaminya keluar dengan tersenyum lebar, dan memberikan kecupan dan
ucapan selamat ulang tahun pada istrinya... "selamat ulang tahun
mama.." sambil mengeluarkan sebuah bingkisan..
Dengan tersenyum lebar dan antusias.. Sang istri membuka bingkisan tersebut. Setelah dibuka.. Ternyata adalah sebuah kitab suci... Dengan muka yang berubah sang istri berteriak pada suaminya.. "kamu hanya memberikan ini pada ku...?" "aku sudah berharap mendapatkan cincin berlian itu.." dengan marah hadiah tersebut dibanting... lalu karna marahnya sang istri meninggalkan suaminya hari itu juga.
Waktu demi waktu, hari demi hari berjalan dengan cepat.. Wanita yang meninggalkan suaminya ini telah menjadi seorang yang sukses.. Teringat dia akan suami yang dia tinggalkan.. Dan terlintas dalam pikirannya untuk mengunjungi suaminya itu.
Sebelum niatnya terlaksana.. Datanglah berita melalui mesin fax nya.
Ternyata berita duka yang dia dapatkan... suaminya sudah meninggal.
Dan tertulis di wasiat suaminya.. Bahwa semua harta dan warisan
diwariskan pada sang istri...
Dengan hati yang sedih sang istri menerima dan membuat rencana ke kota
dimana suaminya berada dan mengurus semua surat-surat wasiat yang ditinggalkannya. Sesampainya di kota tersebut, sang istri menuju rumah
suaminya. Lalu ditemukan bingkisan hadiah ulang tahun yang dulu dia
buang. Diambilnya bingkisan tersebut dan dibuka bingkisan itu..
Masih tersimpan dengan baik dan bersih kitab suci yang masih baru itu..
Diambilnya kitab suci tersebut.. Dan dari dalam kotak itu, dibawah
kitab suci itu ada sebuah cicin yang terukir namanya,... Cincin yang
selama itu dia harapkan dan dia minta dari sang suami...
Dengan menitikkan air mata dibacanya tulisan disehelai kertas yang
juga terselip bersama cincin tersebut. Isi tulisan itu, "Aku selalu
akan mencintaimu.."
Sebuah pelajaran untuk menghargai hal-hal yang kecil.. Kita yang
jahat saja tahu untuk memberikan sesuatu yang baik untuk anak kita..
Apalagi Sang Pencipta yang menciptakan kita... Apakah DIA tidak
memberikan yang terbaik untuk kita???
Bersabarlah untuk menanti dan tidak melihat segala sesuatu itu jelek..
Pasti ada hikmahnya dibalik semua yang terjadi.
Thursday, November 6, 2008
Perfect Husband
The Perfect Husband Wouldn't you love a husband like this guy!! Everything you wish for on a silver platter.. JavaScript is disabled! To display...
Smart Girl
Smart Girl in a Bar Smart Girl in a Bar :) LMAO hilarious!!.. JavaScript is disabled! To display this content, you need a JavaScript capable...